Berita 2016-07-14 21:28:25

Road Map Implementasi Program BPPT Kuningan

Road Map Implementasi

Program BPPT Kuningan

 
Oleh : Drs. H. Lili Suherli, M.Si (Kepala BPPT Kabupaten Kuningan)
 
Sebagai kelanjutan
pelaksanaan program
sebelumnya, pada
tahun 2015 telah
dilakukan beberapa
program baik di internal
maupun eksrernal
badan. Program yang
dilaksanakan di tahun
2015 meliputi
Penataan Regulasi
dengan menerbitkan
Peraturan Bupati
Kuningan Nomor 43
Tahun 2015.
 
 
UNDANG_UNDANG Nomor 23 Tahun 2014 tentan Pemerintah Daerah pada prinsipnya menyatakan bahwa penyelenggaraan pemerintah daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan serta peningkatan daya saing daerah.
  Kita tahu bahwa era sekarang adalah era persaingan bisnis bebas. Batas benua, batas negara dan batas pulau maupun batas wilayah serta batas daerah bukan penghalang lagi untuk melakukan
  kegiatan bisnis. Diakui atau tidak, berbagai survey dalam kemudahan berusaha (Easy Doing Buisness) kita kalah dengan negara tetangga.
  Hal ini menandakan bahwa pelayanan yang dilakukan pemerintah pusat, provinsi dan daerah terkait investasi belum maksimal dalam melayani para pengusaha, sehingga para investor banyak hengkang ke daerah lain.
  Kabupaten Kuningan merupakan daerah potensi untuk pengembangan investasi, keberadaan Badan
  Pelayanan Perizinan Terpadu dituntut untuk terus melakukan pembenahan guna memberikan pelayanan prima kepada para pengusaha.
  Sebagai lembaga pelayanan yang cukup strategis harus mampu besaing dengan daerah lain dalam menarik investor maka harus dilakukan pembenah secara komprehensip melalui sebuah perencanaan sistematis dan berkesinambungan sehingga dapat memberikan kemudahan dan daya tarik investor yng mau menanamkan modalnya di Kabupaten Kuningan.

  Untuk keberhasilan sekaligus dapat merealisasikan visi kedepan lembaga pelayanan investasi ini, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten telah melakukan strategi perencanaan secara komprehensip dengan menitik beratkan apsek internal dan eksternal serta software regulasi terkait yang mendukung terhadap pelayanan dan investasi.
  Pendekatan perencanaan komprehensip dalam menyelenggarakan kegiatan pelayanan investasi ini melakukan berbagai sentuhan aspek internal dan eksternal. Aspek Internal meliputi Regulasi, Sarana Prasarana Kerja, Sumber Daya Manusia, Manajemen, Teknologi Informasi, Sosialisasi, Promosi dan Inovasi Sedangkan Aspek Eksternal meliputi Mekanisme Kerja Teknis, Aspek Pengukuran Kepuasan Pelanggan, Pengawasan dan Pengendalian.
  Sebagai kelanjutan pelaksanaan program sebelumnya, pada tahun 2015 telah dilakukan beberapa program baik di internal maupun eksternal badan, program yang dilaksanakan di tahun 2015 meliputi Penataan Regulasi dengan menerbitkan Peraturan Bupati Kuningan Nomor 43 Tahun 2015 tentang Perubahan asat Peraturan Bupati Kuningan Nomor 13 Tahun 2009 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan di Bidang Perizinan dan Non Perizinan kepada Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Kuningan.
  Sebelumnya izin yang dikelola hanya sekitar 30 izin, kini menjadi 70 izin. Artinya semua izin telah dilimpahkan ke BPPT. Selanjutnya tahun 2015 guna menghindari terjadinyna berbagai penyimpangan penyelenggaraan perizinan dan non perizinan di lapangan maka diterbitkanlah Intruksi Bupati Kuningan Nomor 05 Tahun 2015 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Izin dan Non Perizinan di Wilayah Kecamatan
  dan Desa/Kelurahan Dalam Kabupaten Kuningan. Kemudian dalam rangka lebih mempertajam pelaksanaan Intruksi bupati tersebut dibuat Peraturan Bupati Kuningan Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian Perizinan dan Non Perizinan.
z   Selanjutnya dengan telah dilimpahkannya semua izin ke BPPT, maka guna mengefektifkan dan mengoptimalkan sistem kerja dengan Dinas Teknis Badan Pelayanan Perizinan Terpadu menerbitkan Peraturan Bupati Kuningan Nomor 81 Tahun 2015 Tentang Pedoman Tata Laksana Tim Kerja Teknis Perizinan Kabupaten Kuningan yang selanjutnya dalam opersionalnya dijabarkan oleh Keputusan Bupati Kuningan Nomor 503/KTPS.626-BPPT/2015 tentang Pembentukan Tim Kerja Teknis Perizinan Kabupaten Kuningan.
  Penyelenggaraan pelayanan yang berkualitas sudah barang tentu tidak bisa akan terlepas dari pemenuhan sarana-sarana kejra, ditahun 2015 guna memenuhi sarana dan penunjang kerja dimulai komputer, penataan ruang front office dan ruangan kerja serta pembenahan kantor halaman lainnya telah dilaksanakan sehingga di Kantor BPPT banyak perubahan.
  Sumber Daya Manusia merupakan faktor penentu
  keberhasilan lembaga, begitu juga di BPPT Kabupaten Kuningan, pegawai yang ada di BPPT harus mempunyai kapasitas lebih dibandingkan SKPD lainnya. Untuk itu BPPT melakukan program peningkatan keterampilan (Hard Skill) dan sikap (Mind Set/Soft Skill) guna menyeimbangkan antara kecakapan dengan pengendalian emosi sehingga dapat melayani dan mengayommi para konsumen yang mengurus izin.
  Terkait hal tersebut, pada tahun 2015 BPPT telah melakukan Bench Marking ke Yogyakarta, Outbound Pelayanan Prima Ke Lembang Bandung dengan mengundang motivator ternama, Pelatihan perpomance Pegawai oleh Konsultan Kepribadian Jakarta. Selanjutnya untuk mengetahui karakter seseorang pegawai dilakukan asessmen oleh ahli psikologi. Demikian pula dengan keterampilan teknis, Pegawai BPPT banyak yang diikutkan pelatihan di Bandung maupun Jakarta.
  Penyelenggaraan pelayanan yang baik adalah penyelenggaraan yang melalui SOP serta menjalankannya sebagaimana diatur olehh Peraturan Pemerintah tentang Peraturan tentang Pelayanan Pelayanan Publik. Untuk kelancaran pelaksanaanya maka dilakukan pendampingan Manajemen Mutu (ISO) oleh Konsultan.
 

  Tahapan yang dilaksanakan oleh konsultan mutu dimulai dari pemahaman dan sampai dengan implementasi manajemen mutu (Sistem Penngendalian Internal) terkait hal tata kelola asrip dan dokumen pelaksanaan Standar Operasional Procedure dan intruksi intruksi kerja yang harus dilaksanakan dalam sebuah penyelenggaraan pelayanan perizinan.
  Peralatan Teknologi Informasi memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam menghadapi era keterbukaan informasi saat ini. Untuk itu Badan Pelayanan Perizinan Terpadu berupaya secara bertahap menerapkan aplikasi Teknologi Informasi perizinan beserta tenaga pendampingnya kemudian diikuti dengan pemeenuhan saranan komputer sebagai penunjuang. Diharapkan kedepan sistem pelayanan sudah menggunakan berbasis teknologi informasi.
  Dalam rangka memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait perizinan BPPT
  Kuningan telah melakukan berbagai kegiatan sosialisasi melalui media cetak maupun elektronik. Bentuk-bentuk media pamplet, leaplet informasi perizinan telah banyak dibuat dan dibagikan ke masyarakat.
  Selanjutnya Gebyar sosialisasi telah dilakukan guna lebih memriahkan keberadaan pelayanan terpadu bertempat di Gedung Paramarta. Dan selanjutnya juga keterkaitan dengan penanaman modal pelaksanaan promosi dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.
  Dalam rangka meningkatkan exitensi dan memperbesar lembaga pelenggaraan pelayanan Terpadu Satu Pintu di Kabupaten Kuningan maka saat ini sedang membangun kantor BPPT Kabupaten Kuningan yang cukup representatif dengan Dana dari APBD Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 5.000.000.000,- (Lima miliar rupiah).
  Desain dan ruang rencana kantor baru tersebut disesuaikan dengan kebutuhan ruang sebagaimana keyentuan yang
  yang ditetapkan dalam standar pelayanan satu pintu. Tentunya secara bertahap sarana pelengkap kantor ini akan di upayakan dari APBD Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Provinsi dan Pusat sehingga dapat terpenuhi secara representif. Lokasi bangunan initerletak dalam daerah pengembangan Kota Kuningan.
  Dengan pesatnya perkembangan, Badan Pelayanan Perizinan terpadu Kabupaten Kuningan inin lebih memodern kota sambil memberikan sosialisasi dan promosi dunia usaha, se;ain itu pula videotron tersebut juga mempunyai peran multiguna (untuk media informasi pemerintah dan media informasi untuk para pengusaha/publik) sehingga gaung dan gebyar keberadaan dunia investasi di daerah semakin terasa. Maka di tahun 2016 ini BPPT Kabupaten Kuningan membangun 2 buah videotron terletak di Lokasi Taman Kota Cirendang dan Cilimus yang dibiayai oleh APBD Provinsi Jawa Barat.*