Berita 2017-06-06 12:38:04

DPMPTSP KABUPATEN KUNINGAN MENGIKUTI RAKORNAS PTSP DAN REGIONAL INVESTMENT FORUM (RIF)

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kuningan ikut berpartisipasi mengikuti Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PTSP pada Hari Kamis – Jum’at tanggal 23-24 Februari 2017 bertempat di Nusa Dua Bali. Dalam kapasitasnya sebagai Tim Perumus Kebijakan dan Pedoman Teknis PTSP, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Kuningan bersama para Kepala DPMPTSP Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia dapat memberikan kontribusi dalam proses penyusunan dan penyempurnaan Regulasi terkait PTSP. Oleh karena itu Kabupaten Kuningan sebagai Peserta Rakornas mengharapkan keikutsertaannya dapat memetik hasil berupa informasi kebijakan Pemerintah Pusat terkait Penataan dan Penyempurnaan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang dapat secara cepat diadopsi dan diterapkan di Kabupaten Kuningan.

Salah satu pokok bahasan dalam Rapat Koordinasi PTSP yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali tersebut, adalah menyangkut Kebijakan Umum PTSP dan Kebijakan Kerjasama dalam penyelenggaraan PTSP di Daerah. Pokok Bahasan ini diarahkan kepada langkah penegasan dan penyamaan persepsi tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 100 Tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi dan Kabupaten/Kota. Selain itu juga, Rakornas membahas tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Departemen Dalam Negeri dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Di sela kegiatan Rakornas PTSP di atas, Kepala DPMPTSP Kabupaten Kuningan didampingi oleh 4 orang Pejabat Struktural DPMPTSP yang terdiri dari Kabid Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal, Kepala Seksi Perencanaan Penanaman Modal, Kepala Seksi Pelaporan dan Peningkatan Layanan dan Kepala Seksi Promosi dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal mengikuti agenda kegiatan kedua yaitu Regional Investment Forum bertempat di Nusa Dua Bali.  Forum pertemuan para Penyelenggara Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta para Pengusaha se-Indonesia merupakan ajang pertemuan untuk mempromosikan Investasi di Industri Pariwista dan Insfrastruktur pendukungnya yang memadai bagi perkembangan investasi penanaman modal.

Kegiatan Regional Investment Forum Tahun 2017 yang bertemakan “Promoting Investment in Tourism Industry and Supporting Infrastructure” dibuka oleh Kepala BKPM RI THOMAS LEMBONG dan dihadiri oleh Presiden RI JOKOWI yang berkenan memberikan arahan. Kegiatan ini diikuti oleh Peserta dari berbagai kalangan terutama Penyelenggara PTSP dan Para Pengusaha dengan narasumber :

  1. Menteri Pariwisata Republik Indonesia
  2. Dubes RI untuk RRT
  3. Dubes RI untuk Persatuan Emirat Arab,
  4. Perwakilan pelaku bisnis

Kepala BKPM menambahkan bahwa sektor yang dibahas di Regional  Investment Forum ini cukup prospektif karena dalam lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhan sektor Pariwisata mencapai 18% per tahun. Selain mendorong sektor pariwisata serta infrastruktur pendukungnya, BKPM juga akan terus mendorong pertumbuhan investasi di luar Pulau Jawa. Dari data realisasi investasi tahun 2016, rasio investasi Jawa dan Luar Jawa berada di level 54% berbanding 46%.“Angka pertumbuhan realisasi investasi di luar Pulau Jawa dalam kurun periode tahun 2016 mencapai 22,2%, di atas pertumbuhan realisasi investasi di Pulau Jawa yang sebesar 11%. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk menciptakan pemerataan.

Metode Kegiatan ini menggunakan aplikasi Sli.do yang memungkinkan bagi masyarakat yang melihat melalui live streaming untuk bertanya kepada narasumber yang hadir. Hal ini sebagai salah satu inovasi dalam penanaman modal.

Pemasaran potensi investasi di sektor Pariwisata dan infrastruktur pendukungnya terus dilakukan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Salah satunya melalui kegiatan pemasaran potensi investasi daerah Regional Investment Forum (RIF). Kegiatan RIF ini mengambil tema Promosi Investasi di Bidang Industri Pariwisata dan Infrastruktur Pendukung tersebut bertujuan untuk mempromosikan potensi investasi pariwisata dan infrastruktur pendukungnya di daerah kepada existing investor maupun calon investor baik domestik maupun asing.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyampaikan bahwa kegiatan Regional Investment Forum berupaya untuk meningkatkan investasi di bidang pariwisata serta infrastruktur pendukungnya.“ Menurut Thomas, lima tahun terakhir kontribusi sektor pariwisata masih sangat rendah di level 2,2% atau Rp 51,2 triliun dari total realisasi investasi yang masuk. Dari data BKPM tahun 2016 investasi sektor pariwisata PMDN mencapai Rp 2,2 triliun, sementara PMA Rp 12,8 triliun, sehingga total investasi sektor pariwisata pada tahun 2016 mencapai Rp 15 triliun.

Begitu pula dengan Keikutsertaan Kabupaten Kuningan dalam Kegiatan RIF menganggap momentum yang tepat untuk mempromosikan Potensi Penanaman Modal dan Potensi Wisata yang ada di Kabupaten Kuningan. Oleh karena itu,seluruh Informasi berupa Profil, Leafleat, Buku Fasilitasi Usaha Penanaman Modal dan Project Proposal sangat diperlukan di area Kegiatan Regional Investment Forum tersebut untuk memasarkan potensi keunggulan Kabupaten Kuningan.

<h 18pt;"="">